Home » Artikel » Resep Nastar Sultan Premium: Rahasia Tekstur Lumer dan Aroma Wangi Semerbak

Resep Nastar Sultan Premium: Rahasia Tekstur Lumer dan Aroma Wangi Semerbak

Uncak Kapuas 13 Feb 2026 50

UNCAKKAPUAS – Kue nastar selalu menjadi primadona yang tak tergantikan setiap kali hari raya tiba. Namun, untuk menghasilkan nastar dengan tekstur yang benar-benar lumer dan aroma yang menggoda, rahasianya terletak pada pemilihan bahan serta teknik pemanggangan yang tepat.

Melalui kanal YouTube Figo Alfares, kita diperkenalkan dengan “Nastar Sultan”. Resep ini mengutamakan penggunaan bahan-bahan berkualitas tinggi untuk menghasilkan kue kering kelas premium. Salah satu keunikan metode ini adalah teknik sekali oven, di mana olesan diberikan saat adonan masih mentah agar hasil akhirnya lebih lembut, mengkilap, dan tahan lama.

 

Bahan-Bahan Kualitas Premium

Untuk mendapatkan rasa “Sultan”, pastikan Anda menggunakan bahan-bahan berikut:

• Butter Wisman: 200 gr (Kunci aroma mewah dan tekstur lumer).

• Gula Halus: 35 gr (Ayak agar halus).

• Kuning Telur: 2 butir.

• Susu Bubuk: 25 gr.

• Tepung Maizena: 25 gr.

• Tepung Terigu: 275 gr (Gunakan protein rendah, tidak perlu disangrai).

• Selai Nanas: Secukupnya (Bulatkan seukuran 1/4 sdt).

 

Langkah Pembuatan Nastar Sultan

Proses pembuatan ini dirancang lebih praktis namun tetap menjaga kualitas hasil akhirnya:

1. Mengolah Adonan

Campurkan butter dan gula halus menggunakan whisker saja tanpa perlu mixer. Hal ini bertujuan agar adonan tidak overmix yang dapat menyebabkan nastar melebar saat dipanggang. Masukkan kuning telur, bahan kering (susu dan maizena), lalu terakhir tepung terigu. Aduk hingga adonan kalis dan mudah dibentuk.

2. Mencetak dan Memulung

Ambil adonan secukupnya, pipihkan, lalu isi dengan selai nanas. Pastikan permukaan bulatan benar-benar mulus dan mengkilat. Tekstur luar yang halus adalah kunci agar nastar tidak retak (crack) saat terkena panas oven.

3. Teknik Oles “Sat-Set” (Sekali Oven)

Berbeda dengan cara konvensional, oleskan kuning telur yang sudah disaring ke atas adonan yang masih mentah. Lakukan dua kali pengolesan. Setelah olesan pertama terasa kering di tangan, langsung timpa dengan olesan kedua. Teknik ini membuat warna nastar lebih cantik dan olesan lebih awet.

4. Proses Pemanggangan

Panaskan oven hingga suhu stabil di 110°C. Panggang nastar menggunakan api atas bawah selama kurang lebih satu jam. Suhu rendah yang stabil memastikan nastar matang sempurna hingga ke bagian dalam tanpa merusak tampilan luarnya.

 

Mengapa Disebut Nastar Sultan?

Selain aromanya yang semerbak khas butter premium, nastar ini memiliki ketahanan yang lebih baik. Berkat teknik oles di awal, olesan kuning telur terpanggang lebih lama sehingga nastar bisa bertahan hingga 1-2 bulan dan lebih tahan terhadap jamur.

Resep Nastar Sultan ini adalah solusi bagi Anda yang menginginkan kualitas kue kering terbaik dengan cara pembuatan yang lebih efisien. Teksturnya yang langsung hancur di mulut menjadikannya sajian mewah yang pasti dinanti oleh keluarga maupun tamu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mulailah Jadi Investor: Panduan Bangun Aset dari Nol

Uncak Kapuas

24 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Banyak masyarakat merasa sudah bekerja keras dan hidup hemat, namun nilai kekayaan mereka terasa terus menyusut. Fenomena ini tidak lepas dari peran inflasi yang menggerus daya beli uang setiap tahunnya. Melansir kanal YouTube RUANG KAYA, solusi nyata untuk menghadapi hal ini adalah melalui investasi, bukan spekulasi. Investasi saham yang benar bukan sekadar memantau …

5 Hack Psikologi Menghilangkan Rasa Malu dan “Blank” Saat Bicara

Uncak Kapuas

24 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Banyak orang beranggapan bahwa rasa malu merupakan sifat bawaan lahir yang sulit diubah. Namun, secara ilmiah, rasa malu sebenarnya adalah mekanisme perlindungan diri yang kompleks. Melansir kanal YouTube Pertajam Pola Pikir, otak manusia cenderung menganggap ejekan atau penolakan sosial sebagai ancaman serius terhadap keselamatan. Hal inilah yang memicu jantung berdegup kencang dan kondisi …

Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

Uncak Kapuas

21 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Pernahkah Anda merasa kesulitan membangun komunikasi yang selaras saat mengobrol dengan orang tua atau anak muda? Perbedaan sudut pandang ini sering kali berakar dari lingkungan tempat seseorang tumbuh besar. Melansir kanal Cukup Tau Singkat, faktor sosiologis dan perkembangan teknologi sangat memengaruhi pembentukan karakter setiap individu. Memasuki tahun 2026, peta usia dan posisi setiap …

Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

Uncak Kapuas

20 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Keluhan seperti sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar sering kali dialami oleh masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Namun, menurut pakar kesehatan Rosihan Hidayah, gangguan kesehatan tersebut umumnya bukan disebabkan oleh aktivitas puasanya, melainkan akibat pola makan yang keliru saat sahur dan berbuka. Kondisi tubuh yang kosong selama belasan jam membuat metabolisme menjadi …

Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

Uncak Kapuas

18 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan dinamika global yang tidak menentu, isu kesehatan mental kini menjadi perhatian utama masyarakat. Banyak individu merasa tertekan oleh standar usia hingga kondisi sosial yang kian kompetitif. Menanggapi fenomena ini, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai panduan praktis menjaga ketenangan …

Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

Uncak Kapuas

18 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Banyak orang merasa telah menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, namun sering kali mendapati pikiran mendadak kosong atau blank saat menghadapi ujian. Fenomena ini kerap memicu rasa frustrasi dan rendah diri. Namun, kanal edukasi Misi Tuntas mengungkapkan bahwa masalah utamanya bukan pada kapasitas otak, melainkan pada metode belajar yang kurang tepat. Selama ini, metode …

Hot Categories