- ArtikelPraktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur
- ArtikelMengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang
- ArtikelTips Menanam Bibit Cabai Agar Tumbuh Sehat dan Lebih Tahan Hama
- Kerupuk BasahTak Lagi Aktif Berburu, Warga di Desa Bontai Serahkan Senjata Rakitan Miliknya ke Polsek Jongong
- Kerupuk BasahAtasi Krisis Air Bersih, Babinsa Puring Kencana dan Warga Perbaiki Saluran Pipa di Perbatasan

7 Tantangan Besar dalam Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut
UNCAKKAPUAS – Upaya menghentikan kabut asap lintas negara sangat bergantung pada keberhasilan pencegahan kebakaran di tingkat tapak. Namun, Fire-Free Alliance (FFA) mengidentifikasi adanya tujuh tantangan sistemik yang membuat masalah ini menjadi kompleks dan sulit dituntaskan sepenuhnya.
Melansir informasi dari kanal YouTube Discover APRIL pada Kamis (22/01/2026), kabut asap bukan sekadar isu lingkungan, melainkan masalah kemanusiaan yang berbahaya. Dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mengatasi akar permasalahannya.
Tantangan Teknis dan Ekonomi di Lapangan
Beberapa faktor utama yang menghambat pemadaman dan pencegahan kebakaran meliputi aspek biofisik lahan hingga kondisi finansial masyarakat:
1. Karakteristik Unik Lahan Gambut
Indonesia memiliki sekitar 20,6 juta hektar lahan gambut dengan sifat yang berbeda dari hutan biasa. Kebakaran di area ini terjadi di bawah permukaan tanah, menghasilkan asap hingga 10 kali lebih banyak, dan tetap bisa membakar meski dalam kondisi basah. Hal ini membuat titik api gambut sangat sulit dipadamkan dan sering muncul kembali.
2. Teknik Tebang Bakar yang Masih Bertahan
Metode tebang bakar masih dianggap sebagai tradisi pertanian di banyak pedesaan. Kurangnya pengetahuan mengenai alternatif pembukaan lahan tanpa bakar serta risiko api yang tidak terjaga membuat pembakaran skala kecil sering kali lepas kendali menjadi kebakaran besar.
3. Faktor Ekonomi dan Kemiskinan
Penggunaan api dianggap sebagai metode termurah. Membersihkan lahan dengan api hanya membutuhkan biaya sekitar US$5–US$10 per hektar. Angka ini berbanding jauh dengan penggunaan alat berat yang bisa mencapai US$300–US$400 per hektar, sehingga masyarakat ekonomi rendah cenderung memilih jalan pintas.
Kendala Regulasi dan Tata Kelola Lahan
Selain faktor teknis, masalah birokrasi dan legalitas juga menjadi penghambat serius:
• Konflik Lahan dan Tumpang Tindih Peta: Perbedaan versi peta antarjenjang pemerintahan memicu konflik kepemilikan. Minimnya insentif bagi pemerintah lokal dalam mengendalikan kebakaran di lahan sengketa membuat api terkadang dijadikan alat untuk mengklaim lahan.
• Lemahnya Penegakan Hukum: Birokrasi yang berlapis menyebabkan jalur komunikasi terhambat. Dampaknya, penegakan hukum menjadi lemah dan membuka celah praktik korupsi dalam pengelolaan sumber daya alam.
• Pengelolaan Limbah yang Keliru: Di tingkat pedesaan, pembakaran masih menjadi solusi tunggal untuk membuang sampah organik maupun plastik karena rendahnya literasi pengelolaan limbah.
• Tantangan Area Konservasi: Muncul paradoks di mana area konservasi yang tidak dikelola secara aktif justru menjadi incaran pembalakan liar. FFA menekankan bahwa proteksi hutan memerlukan manajemen aktif, bukan sekadar penetapan status hukum.
Melalui analisis ini, FFA menegaskan bahwa penyelesaian masalah kabut asap harus menyentuh akar masalah, yaitu kemiskinan dan konflik lahan. Hanya dengan kerja sama yang transparan, langit biru Asia Tenggara dapat kembali dinikmati secara berkelanjutan.
Uncak Kapuas
24 Feb 2026
UNCAKKAPUAS – Banyak masyarakat merasa sudah bekerja keras dan hidup hemat, namun nilai kekayaan mereka terasa terus menyusut. Fenomena ini tidak lepas dari peran inflasi yang menggerus daya beli uang setiap tahunnya. Melansir kanal YouTube RUANG KAYA, solusi nyata untuk menghadapi hal ini adalah melalui investasi, bukan spekulasi. Investasi saham yang benar bukan sekadar memantau …
Uncak Kapuas
24 Feb 2026
UNCAKKAPUAS – Banyak orang beranggapan bahwa rasa malu merupakan sifat bawaan lahir yang sulit diubah. Namun, secara ilmiah, rasa malu sebenarnya adalah mekanisme perlindungan diri yang kompleks. Melansir kanal YouTube Pertajam Pola Pikir, otak manusia cenderung menganggap ejekan atau penolakan sosial sebagai ancaman serius terhadap keselamatan. Hal inilah yang memicu jantung berdegup kencang dan kondisi …
Uncak Kapuas
21 Feb 2026
UNCAKKAPUAS – Pernahkah Anda merasa kesulitan membangun komunikasi yang selaras saat mengobrol dengan orang tua atau anak muda? Perbedaan sudut pandang ini sering kali berakar dari lingkungan tempat seseorang tumbuh besar. Melansir kanal Cukup Tau Singkat, faktor sosiologis dan perkembangan teknologi sangat memengaruhi pembentukan karakter setiap individu. Memasuki tahun 2026, peta usia dan posisi setiap …
Uncak Kapuas
20 Feb 2026
UNCAKKAPUAS – Keluhan seperti sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar sering kali dialami oleh masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Namun, menurut pakar kesehatan Rosihan Hidayah, gangguan kesehatan tersebut umumnya bukan disebabkan oleh aktivitas puasanya, melainkan akibat pola makan yang keliru saat sahur dan berbuka. Kondisi tubuh yang kosong selama belasan jam membuat metabolisme menjadi …
Uncak Kapuas
18 Feb 2026
UNCAKKAPUAS – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan dinamika global yang tidak menentu, isu kesehatan mental kini menjadi perhatian utama masyarakat. Banyak individu merasa tertekan oleh standar usia hingga kondisi sosial yang kian kompetitif. Menanggapi fenomena ini, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai panduan praktis menjaga ketenangan …
Uncak Kapuas
18 Feb 2026
UNCAKKAPUAS – Banyak orang merasa telah menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, namun sering kali mendapati pikiran mendadak kosong atau blank saat menghadapi ujian. Fenomena ini kerap memicu rasa frustrasi dan rendah diri. Namun, kanal edukasi Misi Tuntas mengungkapkan bahwa masalah utamanya bukan pada kapasitas otak, melainkan pada metode belajar yang kurang tepat. Selama ini, metode …
19 Jan 2026 112 views
UncakKapuas.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengawali pelaksanaan tugas tahun 2026 dengan menggelar Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Senin (19/1/2026). Upacara tersebut dipimpin Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Sigit Jatmiko dan diikuti oleh pejabat utama, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara di lingkungan Polda Kalbar. Hari …
21 Jan 2026 105 views
UncakKapuas.com – Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri terus mempercepat transformasi digital layanan kendaraan bermotor. Salah satu terobosan strategis yang kini digulirkan adalah penerapan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor Elektronik (e-BPKB) sebagai fondasi ekosistem digital otomotif nasional. Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo mengatakan, implementasi e-BPKB telah dimulai secara bertahap sejak Maret …
07 Feb 2026 103 views
UncakKapuas.Com — Pengadilan Agama (PA) Putussibau kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu. Pada Selasa, 27 Januari 2026, PA Putussibau resmi menyelenggarakan program Sidang di Luar Gedung bertempat di Gedung KUA Kecamatan Hulu Gurung guna menjangkau para pencari keadilan yang terkendala jarak geografis. Program strategis ini dijadwalkan berlangsung sebanyak 24 …
22 Jan 2026 87 views
UncakKapuas.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi menjadi salah satu wilayah yang memiliki Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO). Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Kapolri mengatakan, pembentukan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres bertujuan memperkuat pelayanan serta …
17 Jan 2026 77 views
UncakKapuas.com — Pulau Bali kembali menegaskan reputasinya sebagai destinasi wisata kelas dunia. Dalam The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor, Bali berhasil meraih peringkat pertama sebagai destinasi wisata terbaik dunia. Capaian ini menjadi prestasi tertinggi Bali sepanjang sejarah penilaian TripAdvisor. Sebelumnya, Bali secara konsisten masuk dalam daftar 10 besar …
17 Jan 2026 75 views
UncakKapuas.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) serta tingginya pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), yang dinilai menjadi sinyal penguatan pariwisata berkelanjutan. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan capaian tersebut dalam laporan kinerja bulanan Kementerian Pariwisata. …
18 Jan 2026 73 views
UncakKapuas.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri prosesi Wisuda Santri Pondok Pesantren Miftahul Khairat di Kabupaten Kubu Raya pada Minggu (18/1/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kalimantan Barat ini disambut hangat oleh Pimpinan Pondok Pesantren, Kyai Abdul Aziz, beserta jajaran tokoh agama lainnya. Sebelum mengikuti prosesi wisuda, Wakil Gubernur juga melakukan peletakan batu …
Comments are not available at the moment.