Home » Artikel » 5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips Agar Naskah Layak Cetak

5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips Agar Naskah Layak Cetak

Uncak Kapuas 27 Jan 2026 56

UNCAKKAPUAS – Banyak penulis pemula yang terjebak pada pemikiran bahwa menulis fiksi hanyalah soal menuangkan khayalan tanpa batas. Namun, dalam dunia industri literasi profesional, seorang penulis harus memperhatikan detail teknis agar naskahnya tidak hanya menarik secara ide, tetapi juga “layak cetak”.

Melansir informasi dari kanal YouTube Jadi Penulis Muda, Ujwar Firdaus membagikan pengalamannya mengenai lima kesalahan utama yang wajib dihindari agar karya terlihat lebih profesional di mata editor dan pembaca:

1. Penggunaan Tanda Baca yang Berlebihan

Kesalahan ini sering ditemukan pada platform menulis daring, di mana penulis menggunakan tanda baca berderet secara ekstrem (misalnya sepuluh tanda tanya sekaligus). Penggunaan yang “lebay” ini membuat naskah terkesan tidak rapi dan melelahkan mata pembaca. Gunakanlah satu tanda baca saja sesuai fungsinya untuk menjaga profesionalitas tulisan.

2. Kalimat Tanpa Tanda Baca (Minim Jeda)

Kebalikan dari poin pertama, ada pula naskah yang nyaris tidak memiliki koma atau titik. Kalimat yang terlalu panjang tanpa jeda membuat pembaca merasa “ngos-ngosan” dan sulit menangkap pesan cerita. Pastikan memberikan tanda baca yang tepat agar alur informasi tersampaikan dengan jelas.

3. Logika Cerita yang Tidak Masuk Akal

Meskipun sebuah karya bersifat fiksi, logika internal cerita tetap harus dijaga agar terasa nyata (believable). Contohnya, karakter remaja 17 tahun yang menjabat sebagai CEO namun hanya sibuk berpacaran tanpa latar belakang yang kuat akan membuat pembaca mengernyitkan dahi. Berikan backstory atau alasan yang meyakinkan agar pembaca percaya pada status atau keputusan karakter tersebut.

4. Narasi yang Tidak Fokus (Ngalor-Ngidul)

Banyak penulis memasukkan informasi atau tokoh tambahan yang sebenarnya tidak memiliki kegunaan bagi jalannya cerita. Menjelaskan sejarah sebuah benda atau profil tokoh secara panjang lebar tanpa memengaruhi plot hanya akan membuang waktu pembaca. Setiap detail dalam naskah harus memiliki fungsi untuk menggerakkan cerita atau membangun suasana.

5. Teknik Penulisan Dialog yang Salah

Ini adalah poin krusial yang paling sering diperhatikan oleh editor penerbitan. Kesalahan umum adalah lupa meletakkan tanda baca sebelum tanda petik penutup.

• Salah: “Kamu di mana” tanya Budi.

• Benar: “Kamu di mana?” tanya Budi.

Pastikan selalu ada tanda titik, koma, seru, atau tanya sebelum tanda kutip akhir. Kesalahan yang terus-menerus di bagian ini sering kali menjadi alasan utama editor menolak sebuah naskah.

Menulis adalah sebuah proses belajar yang berkesinambungan. Dengan menguasai lima fondasi teknis di atas, kualitas tulisan Anda akan meningkat secara signifikan. Naskah yang rapi dan logis akan memberikan kesan positif bagi penerbit dan meningkatkan peluang karya Anda untuk segera diterbitkan secara profesional.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Mulailah Jadi Investor: Panduan Bangun Aset dari Nol

Uncak Kapuas

24 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Banyak masyarakat merasa sudah bekerja keras dan hidup hemat, namun nilai kekayaan mereka terasa terus menyusut. Fenomena ini tidak lepas dari peran inflasi yang menggerus daya beli uang setiap tahunnya. Melansir kanal YouTube RUANG KAYA, solusi nyata untuk menghadapi hal ini adalah melalui investasi, bukan spekulasi. Investasi saham yang benar bukan sekadar memantau …

5 Hack Psikologi Menghilangkan Rasa Malu dan “Blank” Saat Bicara

Uncak Kapuas

24 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Banyak orang beranggapan bahwa rasa malu merupakan sifat bawaan lahir yang sulit diubah. Namun, secara ilmiah, rasa malu sebenarnya adalah mekanisme perlindungan diri yang kompleks. Melansir kanal YouTube Pertajam Pola Pikir, otak manusia cenderung menganggap ejekan atau penolakan sosial sebagai ancaman serius terhadap keselamatan. Hal inilah yang memicu jantung berdegup kencang dan kondisi …

Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

Uncak Kapuas

21 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Pernahkah Anda merasa kesulitan membangun komunikasi yang selaras saat mengobrol dengan orang tua atau anak muda? Perbedaan sudut pandang ini sering kali berakar dari lingkungan tempat seseorang tumbuh besar. Melansir kanal Cukup Tau Singkat, faktor sosiologis dan perkembangan teknologi sangat memengaruhi pembentukan karakter setiap individu. Memasuki tahun 2026, peta usia dan posisi setiap …

Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

Uncak Kapuas

20 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Keluhan seperti sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar sering kali dialami oleh masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Namun, menurut pakar kesehatan Rosihan Hidayah, gangguan kesehatan tersebut umumnya bukan disebabkan oleh aktivitas puasanya, melainkan akibat pola makan yang keliru saat sahur dan berbuka. Kondisi tubuh yang kosong selama belasan jam membuat metabolisme menjadi …

Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

Uncak Kapuas

18 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan dinamika global yang tidak menentu, isu kesehatan mental kini menjadi perhatian utama masyarakat. Banyak individu merasa tertekan oleh standar usia hingga kondisi sosial yang kian kompetitif. Menanggapi fenomena ini, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai panduan praktis menjaga ketenangan …

Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

Uncak Kapuas

18 Feb 2026

UNCAKKAPUAS – Banyak orang merasa telah menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, namun sering kali mendapati pikiran mendadak kosong atau blank saat menghadapi ujian. Fenomena ini kerap memicu rasa frustrasi dan rendah diri. Namun, kanal edukasi Misi Tuntas mengungkapkan bahwa masalah utamanya bukan pada kapasitas otak, melainkan pada metode belajar yang kurang tepat. Selama ini, metode …

Hot Categories