Home » News » Jeda 9 Bulan Hingga Pelimpahan Berkas, Ketua BPM Kalbar Pertanyakan Penanganan Kasus Oli Palsu Kubu Raya

Jeda 9 Bulan Hingga Pelimpahan Berkas, Ketua BPM Kalbar Pertanyakan Penanganan Kasus Oli Palsu Kubu Raya

Uncak Kapuas 09 Mar 2026 29

UncakKapuas.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat secara tegas menyatakan dukungan penuh bagi aparat penegak hukum untuk membongkar tuntas kasus besar peredaran oli palsu di wilayah Kalimantan Barat. Kasus ini bermula dari penggerebekan gudang besar di Kabupaten Kubu Raya pada Juni 2025 lalu.

Meski satu tersangka berinisial AM alias EC (Edi Chou) telah diserahkan, Ketua BPM Kalbar, Gusti Eddy, mencium adanya keganjilan dalam penanganan kasus tersebut. Ia mempertanyakan apakah tersangka yang diamankan merupakan pelaku utama atau sekadar pengelola lapangan, mengingat skala operasi yang ditemukan melibatkan gudang besar dan jaringan distribusi yang kuat.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada satu orang jika ingin memutus mata rantai mafia oli hingga ke akarnya. Penggerebekan dilakukan sejak Juni 2025, namun berkas baru dinyatakan lengkap dan dilimpahkan pada Maret 2026. Jeda waktu hampir 9 bulan menunjukkan lambatnya penanganan,” tegas Gusti Eddy di Pontianak, Senin (9/3/2026).

Gusti Eddy juga menyoroti adanya perbedaan perlakuan hukum dalam kasus ini. Ia membandingkan penanganan tersangka oli palsu yang tidak ditahan dengan kasus pencurian kecil di masyarakat.

“Perbedaan khusus ini saya berani katakan bedanya dengan maling ayam, bisa langsung ditangkap dan dijebloskan dalam sel tahanan. Bedakan dengan cukong oli palsu ini kan belum ditahan sama Polda Kalbar. Artinya hukum masih berpihak pada penguasa, kebal hukum bagi cukong oli ilegal. Hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tukasnya.

Selama masa penyidikan, tersangka EC diketahui tidak ditahan dengan alasan kooperatif. Hal ini dinilai menciptakan preseden kontras yang memicu tanda tanya di tengah masyarakat, terutama mengingat dampak kerugian konsumen dan kerusakan mesin kendaraan warga Kalbar dalam skala luas.

Di samping itu, publik menuntut transparansi penuh mengenai jumlah total barang bukti yang diserahkan ke jaksa. BPM Kalbar mendesak agar seluruh liter oli palsu dan mesin pengemas yang disita benar-benar sampai ke persidangan untuk dimusnahkan.

“Ingat, BPM akan selalu mengawal kasus cukung oli palsu ini. Dia bukan pemain tunggal, ada lagi jaringan besarnya yang perlu diungkap Polda Kalbar dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. Aneh kok hanya satu pasal saja yang diterapkan,” tambah Gusti Eddy.

Menutup pernyataannya, Gusti Eddy meminta atensi dari Kapolri agar peka terhadap kasus yang merugikan rakyat dan negara ini. Ia menegaskan agar penegakan hukum tidak boleh dikalahkan oleh kekuatan cukong oli maupun tambang ilegal di Kalimantan Barat demi keadilan bagi masyarakat luas. *Tim/Aal

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Harlah ke-72 IPNU-IPPNU: Sekda Harisson Minta Kader Muda NU Tak Sekadar Bergantung pada Teknologi AI

Uncak Kapuas

09 Mar 2026

UncakKapuas.Com — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menyampaikan pesan penting kepada para pelajar dan kader muda Nahdlatul Ulama (NU) dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia menegaskan pentingnya membangun integritas serta memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) sebagai bekal persaingan global. Pesan tersebut disampaikan Sekda Harisson saat menghadiri kegiatan Refleksi Hari Lahir (Harlah) IPNU …

Polres Kapuas Hulu Siapkan Langkah Penindakan Tambang Ilegal

Uncak Kapuas

27 Feb 2026

UncakKapuas.com — Kepolisian Resor Kapuas Hulu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan kesiapan penindakan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis, 26 Februari 2026. Rapat ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait. Rapat dipimpin Kepala Polres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda. Sejumlah pejabat daerah hadir, …

Rp55 Triliun THR ASN Jadi Motor Stimulus Ramadan 2026

Uncak Kapuas

27 Feb 2026

UncakKapuas.com — Pemerintah menyiapkan serangkaian stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Paket kebijakan tersebut diharapkan mampu mengakselerasi belanja nasional sekaligus menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi. Insentif ini mencakup moda …

KIP Kuliah 2026 Diperketat, Pemerintah Fokuskan untuk Mahasiswa Miskin

Uncak Kapuas

23 Feb 2026

UncakKapuas.com — Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dengan meningkatkan alokasi anggaran pada Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) mencatat tren penerima KIP Kuliah terus …

Kabulkan Permintaan Emak-emak, Gubernur Ria Norsan Pangkas Harga Sembako Murah Jadi Rp50 Ribu di Putussibau

Uncak Kapuas

22 Feb 2026

UncakKapuas.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menunjukkan keberpihakan nyata kepada masyarakat dengan membuka operasi pasar murah di Taman Silok, kawasan Pendopo Bupati Kapuas Hulu, Minggu pagi, 22 Februari 2026. Didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Erlina, dan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menekan laju inflasi daerah menjelang bulan …

Kapuas Hulu Jadi Pintu Gerbang IKN, Gubernur Kalbar Targetkan Konektivitas Perbatasan Tuntas Tahun Ini

Uncak Kapuas

22 Feb 2026

UncakKapuas.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan saat melakukan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu, 21 Februari 2026. Salah satu fokus utama yang menjadi sorotan adalah penyelesaian jalan perbatasan yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Kalimantan Timur. Tiba di Bandara Pangsuma pada pukul 12.00 WIB …

Hot Categories